Melalui Rapat dan Musyawarah dari berbagai fihak dan keluarga besar SMAN 1 Salatiga. Sekolah menginformasikan berbagai pertimbangan mengenai Perpindahan Siswa. Hasil dari pertimbangan-pertimbangan tersebut antara lain Pertama : putusnya pengetahuan peserta didik yang diterima sebelumnya dengan kelanjutan pengetahuan tersebut Kedua :  ketersediaan fasilitas di SMA Negeri 1 Salatiga dan Ketiga : perbedaan antara RSBI dan SSN. Untuk sebab itu SMA Negeri 1 Salatiga tidak menerima pindahan siswa
 
Siswa yang mengajukan pindah sekolah membawa surat persetujuan pindah siswa dari sekolah asal ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, kemudian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan menerbitkan bukti Validasi Data yang disahkan sendiri oleh Kepala Dinas.

Dalam pengajuan pindah, siswa harus memiliki Nomor induk siswa nasional NISN dan sekolah tujuan pindah sudah menerbitkan Surat Persetujuan Menerima Siswa yang Bersangkutan dengan jelas agar proses tersebut berjalan lancar. Formulir pengajuan mutasi di Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
 
Proses penerimaan siswa pindahan tidak bisa ditangani oleh sekolah sendiri. Sebab  harus dibuktikan dengan lembar validasi yang diterbitkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Biasanya proses ini dilakukan oleh Bidang Bina Program, Seksi Pengumpulan dan Pengolahan data dan Informasi, atau melalui operator.

Mutasi siswa mempersulit upaya peningkatan mutu sebuah sekolah. 
 
      Alasan permohonan mutasi yang bersumber dari siswa sendiri adalah:
1. Yang bersangkutan tidak kuat mengikuti pelajaran di sekolah asal.
2. Tidak suka dengan sekolah tersebut, atau merasa tidak cocok.
3. Malas.
4. Ketinggalan dalam pelajaran.
5. Bosan dengan sekolahnya.
 
Alasan lainnya bersumber dari lingkungan keluarga adalah:
1. Mengikuti orang tua pindah kerja.
2. Dititipkan oleh orang tuanya di tempat nenek atau kakeknya, karena ditinggal tugas belajar ke luar negeri
3. Mengikuti orang tua yang sedang tugas belajar.
4. Disuruh oleh orang tuanya pindah.
5. Orang tua merasa keberatan dengan biaya yang harus dikeluarkan di sekolah tersebut.
6. Mengikuti orang tua pindah rumah.
7. Mengikuti orang tua transmigrasi.
 
Yang bersumber dari lingkungan sekolah adalah:
1. Lingkungan sekolah yang tidak menarik.
2. Fasilitas sekolah yang tidak lengkap.
3. Guru di sekolah tersebut sering kosong.
4. Adanya kebijakan-kebijakan sekolah yang dirasakan berat oleh peserta didik.
5. Sulitnya sekolah tersebut dijangkau, termasuk oleh transportasi yang ada.
6. Sekolah tersebut dibubarkan, karena alasan-alasan, seperti kekurangan murid.
7. Sekolah tersebut dirasakan peserta didik tidak bonafid, seperti rendahnya angka kelulusan setiap tahun.
 
Tidak jarang penyebab mutasi adalah lingkungan teman sebaya, yaitu:
1. Bertengkar dengan teman.
2. Merasa diancam oleh teman.
3. Tidak cocok dengan teman.
4. Merasa terlalu tua sendiri dibandingkan dengan teman-teman sebayanya.
5. Semua teman yang ada di sekolah tersebut, berlainan jenis dengan dirinya, sehingga merasa sendirian
6. Semua teman yang ada di sekolah tersebut berlainan strata dengan dirinya.
 
Alasan lainnya adalah:
1. Seringnya sekolah tersebut dilanda banjir
2. Adanya peperangan yang mendadak sehingga di sekolah tersebut tidak memungkinkan untuk belajar.
3. Adanya bencana alam di wilayah atau daerah tempat sekolah tersebut berada.
4. Sekolah tersebut tiba-tiba ambruk, karena sudah terlalu tua.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here