Aarin Tirza Sirima

Dream is the fuel of my passion and the reason for being!

Masa depan yang cerah sedang menunggu kalian,
adik-adikku yang luar biasa!
Teruntuk adik-adik kelasku di SMA Negeri 1 Salatiga yang mungkin belum pernah mengenalku sebelumnya. Senang sekali rasanya bisa menyapa kalian, meskipun hanya melalui sepucuk surat singkat ini.


Murid pas-pasan
Dulu, ketika masuk ke sekolah kita tercinta ini, aku hanyalah seorang murid dengan nilai pas-pasan, prestasi minim, dan kurang pergaulan. Kadang terlintas dalam pikiran ini untuk mengutuki diriku sendiri, mengapa aku tak bisa seperti mereka yang pintar, eksis, dan punya lingkungan pergaulan yang luas. Masih segar dalam ingatanku ketika kelas X dulu, jantungku selalu berdebar setiap menjelang ujian berakhir. Namaku pasti termasuk dalam daftar murid yang harus remidiasi pelajaran Fisika atau Kimia, untuk menggenjot nilai pas-pasan supaya bisa mencapai batas tuntas. Singkat kata, nasibku di kelas X benar-benar menyedihkan. Sampai ketika memasuki kelas XI di tahun 2007, akhirnya aku memilih jurusan yang sangat kusukai yaitu Bahasa. Ini adalah titik balik pertama dalam perjalanan hidupku. Suatu siang setelah nilai UHT 1 dibagikan, aku tergopoh-gopoh berlari ke arah Ayahku, seakan tidak sabar untuk memberitahunya bahwa hasil “ujian perdana”ku bertabur nilai istimewa. Pada saat itu hanya kata syukur pada-NYA lah yang bisa terucap dari mulutku, Tuhan memberiku kesempatan untuk melakukan yang terbaik. Lakukanlah yang terbaik dari dirimu, maka kau akan menjadi yang terbaik!


Menimba ilmu di kampus terbaik : Universitas Indonesia
Adik-adikku, kakak kelasmu yang dulu pas-pasan ini sekarang sedang menjalani kuliah di institusi terbaik negeri ini, Universitas Indonesia. Selama belajar di sini, banyak pengalaman manis dan pahit silih berganti. Tak sedikit air mata yang kutitikan ketika menghadapi kegagalan atau menemukan kenyataan yang tak sesuai harapan. Namun aku selalu berjanji pada diriku bahwa setelah menghapus air mata, aku harus menengadahkan mukaku kembali. Seorang Thomas Alfa Edison saja harus mengalami kegagalan sebanyak 999 kali sebelum akhirnya ia dapat menemukan bola lampu yang sangat berguna bagi umat manusia di muka bumi ini. Bagaimana bila ia putus asa pada kegagalannya yang ke-5? Namanya pasti tak akan dikenal seantero jagad sebagai penemu bola lampu. Lewat kegagalan demi kegagalan, aku menemukan bahwa keberhasilan memang dimaksudkan untuk membentuk watak kita. Kegagalan juga diizinkan agar karakter terpatri dengan baik.

Seoul, The Soul of Asia, Here I Come!

Dulu aku tak pernah berani bermimpi mendapat kesempatan untuk menghirup udara yang belum pernah ku hirup sebelumnya, mendengar orang-orang berbicara dalam bahasa yang asing di telinga, mengenal mahasiswa-mahasiswi terbaik dari belahan dunia lain, maupun mencicipi pendidikan di universitas terbaik di negara lain. Bahkan bermimpi pun aku tak berani. Namun setahun yang lalu, pada Agustus 2011, setelah mengalahkan banyak saingan dengan prestasi seabrek, akhirnya aku memenangkan kesempatan untuk menjadi wakil UI dalam suatu kegiatan mahasiswa internasional. Atas undangan dari universitas terbaik di negeri Ginseng, aku mewujudkan semua hal di atas, hal-hal yang dulu bahkan untuk memimpikannya saja aku tak berani. Aku masih ingat betapa noraknya diriku ketika akhirnya kesampaian juga melihat bandara Soekarno-Hatta, percayalah, itu kali pertamanya aku ke sana, perjalanan Jakarta – Seoul selama 8 jam non-stop kujalani dengan sangat antusias, di dalam kepala ini hanya ada kalimat : “Seoul, the Soul of Asia, here I come!”


Masa depan yang cerah sedang menunggu kalian!
Adik-adikku, kalau sekarang kalian merasa bahwa kalian sama seperti keadaanku yang menyedihkan dulu, janganlah lantas kalian menyerah dan mempersalahkan takdir. Takdir bukanlah masalah kesempatan. Takdir adalah masalah pilihan. Takdir bukan sesuatu yang harus ditunggu. Takdir adalah hal yang harus dicapai! Kejarlah harapan-harapan kalian, berhamburanlah ke setiap sudut benua, taklukkanlah almamater-almamater terbaik di belahan dunia lain. Jangan pernah takut untuk melangkah, karena sesungguhnya kesuksesan akan terus bersama orang-orang yang memiliki semangat tak terbatas. Masa depan yang cerah, sedang menunggu kalian!

Salam hangat, 

Aarin Tirza Sirima
Dream is the fuel of my passion and the reason for being!
  • Mendapat penghargaan dari perwakilan diplomatik Republik Cina (Taiwan) di Jakarta untuk menerima beasiswa penuh dalam program pengayaan Bahasa Mandarin selama 1 tahun akademik di Chinese Language Center, National Chengchi University Taiwan, mulai September 2012-Agustus 2013.
  • Mendapat penghargaan Dekan sebagai Mahasiswa Berprestasi Bidang Akademik dengan IPK Tertinggi se-Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Tahun Akademik 2011/2012.
  • Wakil UI dalam kegiatan kursus musim panas tentang Bahasa dan Kebudyaan Korea di Seoul National University, Seoul, Republik Korea, Agustus 2011.
  • Asisten Peneliti Prof. Harimurti Kridalaksana dan Prof. Hermina Sutami dalam beberapa proyek penelitian linguistik di Laboratorium Leksikologi dan Leksikografi FIB UI, 2010 – 2012.

    Hubungi saya di : http://www.facebook.com/aarinsirima

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here